Sate Cak Umar Bandar Lampung

Tidak jauh dari Jakarta justru saya belum pernah untuk datang ke kota Bandar Lampung. Kota ini ditempuh dengan pesawat cukup cepat bahkan pesawat baru naik sebentar 15 menit, saya sempat kuatir dengan pesawat karena sudah sudah turun lagi, ternyata sudah mau mendarat .. hehehe :)

Setelah beres menyelesaikan pekerjaan saya di Bandar Lampung, waktunya untuk melihat kota Bandar Lampung. Katanya kota Bandar Lampung ini membentang sepanjang jalur utama akses ke lintas Sumatera.

Oke lah kalau begitu jadi tinggal lurus saja. Jadi saya naik angkot saja, karena taxi juga tidak ada disini. Naik angkot sempat belok keluar dari jalur utama, ternyata karena memutari jalan yang ternyata 1 arah. Ada mall central plaza saya berhenti disitu sambil melihat lihat. Ternyata nggak jauh dari situ saya cek di Garmin GPS saya ada Sate Cak Umar, yah dari pada makan McDonald di Central Plaza, di Jakarta juga banyak.

Jalan kaki sedikit nggak sampai 1 kilo saya sampai di Sate Cak Umar, lokasinya hanya beda 1 ruko dari Apotik Enggal, Apotik ini sepertinya sangat terkenal, tempatnya luas dan bangunannya agak klasik, sangat menarik.

Sampai di tempat Sate Cak Umar hanya ada beberapa orang yang makan, tapi saya nggak peduli, yang saya peduli hanya makan untuk mencobanya.. :)

Tempatnya enak dengan atap yang tinggi, jadi meskipun cuaca di luar sedang panas panasnya, di dalam tetap terasa adem ..

sate cak umar bandar lampung

sate cak umar bandar lampung

Saya pesan, 5 tusuk sate kambing spesial, sop kambing, kelapa bulat dan terakhir penutupnya es sop buah.

sate kambing cak umar bandar lampung

sate kambing cak umar bandar lampung

sop kambing sate cak umar bandar lampung

sop kambing sate cak umar bandar lampung

es sop buah sate cak umar bandar lampung

es sop buah sate cak umar bandar lampung

Menurut saya satenya tidak terlalu istimewa, karena ada gajih & jeroan dan beberapa daging agak alot/ keras. Sop Kambingnya lumayan enak, dan bau kambing juga sedikit masih ada. Mungkin sengaja tidak dihilangkan semuanya agar aroma nya ketahuan ini kambing atau bau kaos kaki .. :)

Menurut saya masih jauh lebih enak sate 29 di Semarang apalagi sate kambing Kiloan SMS di Cibubur .. jauhhh lebih mantap..

Tapi so far hanya ini yang saya sempat coba mengenai kuliner di kota Bandar Lampung. Belum ada yang saya tau lagi selain keripik pisang dan gajahnya :)

Selesai makan, saya balik lagi jalan ke Central Plaza, sekedar melihat lihat.

central plaza bandar lampung

central plaza bandar lampung

Dari Central Plaza tak terasa waktu sudah menunjukkan bahwa saya harus balik ke Jakarta, sehingga perjalanan dilanjutkan menuju ke Bandara Radin Inten II, saya naik Trans Bandar Lampung, kemudian turun di Robinson di depan Universitas Lampung, bis nya enak adem karena ber AC cukup 3rb rupiah, kemudian ganti mobil angkot warna coklat dari Robinson, dan berhenti tepat di depan Bandar Udara Radin Inten biayanya 6rb rupiah untuk angkotnya.

bandara radin inten bandar lampung

bandara radin inten bandar lampung

Tak terasa panggilan boarding pesawat datang, dan kembali ke Jakarta cepat seperti waktu berangkat.    1 jam kemudian selamat sampai di bandara Soekarno Hatta.

Komentar di sini yuk ..