Kamera Fujifilm X10 – Ramping, Pintar, Klasik dan lebih menyenangkan

Fujifilm X10. Apa nggak salah kamera kecil ini yang sekarang menggantikan kamera DLSR Nikon D90 saya ?

Setelah 4 tahun lebih memegang DLSR, harus diakui memang DLSR secara kualitas gambar dan kemampuan kecepatan menangkap moment lebih bagus, tetapi 4 tahun cukup membuat keputusan bahwa, kebanyakan object yang diambil tidaklah harus yang sadis dan maut, cuma untuk kepentingan update blog saja bukan buat komersial / portfolio. Dan dari segi kepraktisan X10 lebih handal dan tidak mencolok. Semua ada pro dan kontra, tetapi untuk saya yang senang travelling dan memuja kepraktisan dan hemat tempat, jadilahFuji X10 yang sekarang sering menemani kemana2 dalam berjalan jalan. Cukup digantung di leher simple banget, tidak perlu seperti dahulu butuh tas kamera yang kadang kadang bikin repot malah sama perlengkapan kameranya bukan liburannya.. :)

Secara penampakan fisik memang kamera ini tidaklah modern atau futuristik seperti Ganon G Series seperti Canon G12 ataupun Sony NEX series yang futuristik banget dengan warna perak, tetapi justru itulah yang saya suka model vintage klasik, dan fiturnya Fuji X10 dibandingkan kompetitornya cukup unggul menurut saya. Sekilas mirip dengan kamera Leica M9 yang harganya ajubilee..

Kesan pertama dari Fuji Film X10 ini adalah ketika dipegang tangan sangat rigid, kokoh dan bukan barang kualitas murah apalagi dengan tulisan Made in Japan di bodynya makin menambah mantap deh.

Lensa yang model Fuji X10 ini modelnya fix lense, jadi tidak bisa diganti ganti, sengaja memilih model ini supaya tidak terpancing ganti ganti lensa juga.  Tapi kalau ingin yang bisa diganti lensanya bisa melirik kakak nya tuh Fuji X100.

Untuk baterai rada sedikit boros, tapi bukan masalah buat saya, tinggal bawa baterai backup dan charger sudah cukup buat seharian penuh foto foto atau ambil video.

Tapi sayang aksesoris asli yang dibeli terpisah seperti UV protector dipasang tidak rapat pada lensa, sehingga ada celah untuk masuknya debu atau kotoran lain.

Standard beli sih sudah termasuk dengan leather case nya yang modelnya juga vintage.

Jadi sejak bulan September  2012 foto foto yang sama ambil bukan dari DLSR lagi seperti pendahulunya Canon 400D dan Nikon D90, tapi dari compact camera Fuji Film X10 .. :)

Komentar di sini yuk ..