Feeling amazing trip to South Africa

Africa ? yeeyy..  Am I still dreaming ?? rasanya bagai mimpi, bagaimana tidak setelah saya trip ke Nepal cerita berkhayal dan saya sudah bermimpi Africa is my next destination and, now what ? my dream come true. Gimana nggak senang, Africa di benak saya adalah dunia yang liar dunia yang tidak bisa diprediksi, dunia yang sangat saya sukai .. :)

Singkat cerita saya akan mengarungi 1/4 bola dunia. Pesawat direncanakan berangkat pukul 01.00 dinihari dan akan menempuh 20 jam perjalanan termasuk 4 jam transit di Dubai. Singkat cerita sampai bandara, karena jam 1 pesawat baru boarding jam 12 saya dan teman2 masih santai di lounge, ternyata kita sudah dipanggil2 oleh petugas pesawat karena 300 penumpang sudah masuk cuma tinggal menunggu kita saja.. duuh dasar kebiasaan naik pesawat yang suka delay jadi under estimate sama semua penerbangan. hehe. untung penumpang lain nggak sampai marah marah.

Alhamdulillah, sekitar jam 1/2 5 pagi waktu Dubai, mendarat di Terminal 3 DXB Dubai International Airport.

Dubai Airport ada 3 Terminal, Terminal 1 dan 3 adalah untuk penerbangan international, sedangkan Terminal 2 untuk budget terminal atau ke sub continent. Terminal 3 hanya untuk Emirates dan kabarnya Qantas juga shared di terminal 3.

Yang harus diperhatikan adalah waktu transit dan lihat benar dimana penerbangan lanjutannya berada. Menurut saya dengan waktu 4 jam sudah cukup, buat keliling dan santai sejenak. Masih ada 4 jam sebelum flight berikutnya ke Cape Town kali ini tidak mengulangi kesalahan apalagi di bandara negara lain, 2 jam sebelumnya kita sudah standby menunggu panggilan.

Bandaranya keren, dan waktu di bandara sebenarnya tidak terlihat besar padahal ini bandara gede banget, untuk ke pindah keberangkatkan di terminal yang sama harus menggunakan MRT yang turun sekitar 7 lantai kebawah wow..  Jam 1/2 5 pagi sudah sangat ramai jauh lebih ramai dibandingkan waktu saya menginap di bandara LCCT Kuala Lumpur mungkin karena Dubai sekarang menjelma menjadi salah satu hub penerbangan terbesar.  LCCT terlihat agak besar karena kita bisa mengakses semua terminal .

jam 07.30 waktu setempat pesawat membawa kami ke benua hitam, dan 9 jam kemudian jam 16.30 waktu Cape Town tiba di Cape Town International Airport.

Seperti biasa harus melewati imigrasi terlebih dahulu dengan pertanyaan standard, seperti nginap dimana, punya tiket balik nggak, ngapai disini.

Nunggu bagasi keluar, setelah itu masih di screening pakai anjing jenis Shepherd kalau nggak salah. Setelah selesai, masih di cegat di pintu luar ditanya tanyain, untung nggak pake di buka2 tas segala.

Akhirnya lolos masuk dan menuju arrival gate, tiba2 angin berhembus dari luar.. wuh ternyata cuaca Afrika Selatan itu dingin ya di akhir bulan September 2013 meskipun matahari bersinar terang suhu bisa mencapai sekitar 8 – 15 derajat celcius, cukup dingin sehingga sedikit menghapus asumsi saya terhadap afrika yang panas :)

Setelah urusan bandara selesai, kita langsung menuju salah satu restoran, buat menikmati afrika, mulai makanan, drum khas afrika atau gendang kalo dikita, dan tentu tarian karena bukan afrika tanpa tarian ..

dinner menu afrika gold restaurant

dinner menu afrika gold restaurant, nggak jelas apa. Katanya makanan dari macam2 negara afrika

 

Jam 21.30 balik ke hotel, puhh hampir 27 jam belum selonjoran, rasanya mandi air hangat terus tidur paling nikmat saat ini, persiapan kegiatan di esok hari.

Day 2

Ke Afrika tanpa melihat binatang di habitat aslinya ? rasanya ada yang kurang. Jam 08.30 cuaca sepertinya tidak bersahabat dengan awan gelap menggantung, tapi 1/2 jam kemudian cuaca cerah kembali. Cuaca di Cape Town memang terkenal tidak bisa diprediksi. Setelah berkumpul berangkat ke port untuk naik ke boat dan menuju tengah laut, tapi sayang sepertinya hari kurang berpihak kita cuma melihat 2 paus yang itu pun hanya terlihat punggunya dan dari semprotannya saya tau kalau itu paus. Tapi saya tidak kecewa karena dari lautan terlihat bentuk utuh Table Top Mountain dan South Africa World Cup Stadium.

Akhirnya turun dari boat dengan sedikit mabuk laut, dan buat saya hanya bisa diobati dengan makan siang :) , jadwalnya siang ini akan makan di Bokaap Kombuis, daerah ini adalah daerah yang banyak dihuni oleh ras kulit berwarna seperti Orang Malay seperti Indonesia, Malasyia.

Makanannya disini lumayan banyak didominasi isian makanan rempah asia, seperti bumbu2 kari, cocok lah, buat saya.

Bagusnya di belakang restauran ini ada tempat yang pemandangannya langsung tanpa halangan ke table top Mountain. Mantep..

table top mountain

table top mountain

Setelah isi perut siang ini jadwal menuju The Famous Table top mountain. Gunung ini konon adalah yang tertua didunia, 60juta tahun yang lalu terbentuk, wow.

Untuk menuju ke puncak disediakan cable car, dan usia cable car pertama digunakan adalah 80 tahun yang lalu. Cukup ramai jadi harus antri terlebih dahulu untuk dapat giliran naik, satu cable car bisa memuat sekitar 30 an penumpang untuk naik ke atas.

Sampai di atas pemandangannya luar biasa seolah jantung berhenti bernafas, bagus banget, seluruh penjuru cape town terlihat, dengan bibir pantai yang sangat indah.

Sayang hanya sekitar 1 1/2 jam saja, untuk menikmati pemandangan di atas setelah itu harus turun untuk menuju tempat berikutnya.

cable car table top mountain

cable car table top mountain

cable car table top mountain 2

cable car table top mountain – view kota

 

Karena waktu sudah sore jadi harus balik hotel, untuk mandi untuk siap2 makan malam dan istirahat.

5 Comments to "Feeling amazing trip to South Africa"

  1. athika's Gravatar athika
    29 June, 2015 - 16:51 | Permalink

    Nanya, dong, kalau ke afrika selatan, apakah harus vaksin dan segala macam? Kalau ya, apa saja untuk vaksinnya?
    Trims

  2. hardian's Gravatar hardian
    5 September, 2014 - 15:27 | Permalink

    Pake tour travel apa nih bro? Sharing infonya bisa?

  3. 11 August, 2014 - 12:51 | Permalink

    cable cardnya unik bangeett :) bulat gitu yaah? muat berapa orang tuh?

Komentar di sini yuk ..