Terdepak mimpi bersama AirAsia

Berpergian jalan jalan keliling dunia bagi orang asia kebanyakan seperti saya, awalnya hanyalah angan angan. Karena berpergian keluar Indonesia bukanlah hal yang murah. Coba  saya pingin tau apa yang terlintas pertama kali di kepala buat menekan budget kalau mau travel biar irit ongkos ? pasti yang pertama ditimbang timbang adalah tiket pesawat, pilih si A pilih si B, diacak sana diacak sini, dirubah rubah tanggalnya di acak acak seperti main kartu.. supaya bisa dapat harga tiket yang murah.
Ujung ujungnya saya yakin kemungkinan besar pasti dapatnya tiket dari penerbangan itu itu juga, tiket pesawat apa dapetnya ? Bukan AirAsia ? masa sih ? hayo ngaku. Keliatan tuh mukanya kalo bohong #halah

Bener banget AirAsia memang sudah terkenal sebagai budget air untuk kawasan asia. Biar budget air tapi pelayanannya selalu premium. Apa sih yang paling penting untuk suatu penerbangan ? Menurut saya adalah tepat waktu karena dengan waktu yang meleset bisa menyebabkan perjalanan kita terganggu dan harus tanpa mengorbankan pelayanan, itu yang  saya maksud dengan premium.

Dalam setiap merencanakan perjalanan, AirAsia selalu saya jadikan standar patokan untuk merencanakan perjalanan, karena selain selama ini saya nggak pernah mengalami hal buruk terutama delay dengan menggunakan AirAsia, pelayanannya juga sangat oke.

Bicara soal hobby, saya ini tipe orang yang menyukai pergi ke alam bebas terutama gunung, tapi ya  mendaki gunung bukan pekerjaan professional saya sih hanya sekedar senang dan hobby, karena gunung tertinggi di Jawa aja saya belum pernah mencicipi. Tapi entah kenapa dan mungkin ada setan mana yang lewat menggoda saya untuk mencoba ke trekking ke Everest Base Camp di Nepal pada tahun 2013, dan anehnya saya nggak pake pikir panjang lagi untuk segera mencoba mewujudkannya, sepertinya seperti itulah cara setan menggoda .. :)

Nyaris saja godaannya tidak berhasil karena harga tiket airlines lain nggak  kuat dikantong saya karena harganya yang berlipat lipat. Setelah cari cari dan membanding bandingkan harga dengan tiket pesawat lain sampailah saya kepentok dapat harga paling murah ya di AirAsia.

Waktu itu sempat terlintas ragu, masa iya harganya bisa jauh gini. Setelah  saya cari tau ternyata AirAsia telah mendapatkan World Airline Award dari Skytrax. Sebagai informasi skytrax telah melakukan riset terhadap maskapai penerbangan di seluruh dunia yang sudah pasti hasilnya dapat dipercaya. Dan AirAsia mendapatkan juara sebagai low-cost airline terbaik. Dari sini saya sudah nggak ada lagi ragu untuk lanjut pakai AirAsia.

Nggak pakai lama tiket pun segera saya booking untuk bisa terbang ke Kathmandu. Tak terasa akhirnya tiba waktu keberangkatan yang saya tunggu tunggu. Saya dari Jakarta transit terlebih dahulu di Kuala Lumpur, keesokan harinya baru berangkat ke Kathmandu.

Pagi hari di LCCT Kuala Lumpur saya sudah bersiap siap dan standby 2 jam sebelumnya di ruang keberangkatan, dan sayup terdengar panggilan untuk boarding. Inilah waktunya ..

boarding pass ke kathmandu

boarding pass ke kathmandu

Waktu boarding melihat pesawatnya, ternyata pesawatnya bukan pesawat biasa, ini AirAsia-X pesawat Airbus  jumbo berbadan lebar dengan penumpang 300an orang lebih sekali angkut, dan pesawatnya rame sekali dengan penumpang.

mimpi bersama airasia pesawat ke kathmandu

AirAsia-X ke Kathmandu, bersama teman

Pesawatnya tenang dan bersih sekali. Selama 4 jam mengudara hampir nggak ada goncangan yang berarti, kalaupun ada dengan melihat pramugari dan pramugara yang kece dan keren udah gitu melayani penumpang dengan mantap perasaan jadi tenang hehe. Tak terasa tiba tiba pengeras suara berbunyi menyarankan kami untuk memasang sabuk pengaman karena pesawat mau mendarat, dan ketika mendarat waktu itu hampir tidak ada guncangan sama sekali , sangat smooth.

Inilah awal dari perjalanan mimpi bersama AirAsia yang hampir 3 Minggu berwisata di Nepal, seru, menyenangkan dan berkesan. Sehingga tak terasa waktunya harus kembali dan AirAsia kembali menjadi pilihan untuk kembali ke Kuala Lumpur.

AirAsia telah membuat mimpi saya menjadi nyata untuk mengunjungi Nepal. Kathmandu menjadi kota yang sangat saya rindukan makanan dan sejarahnya untuk bisa kembali lagi. Dan tau nggak yang bikin surprise, barusan cek harganya bikin kaget ternyata harga waktu saya pergi di tahun 2013 dengan 2 tahun kemudian di tahun 2015 cuma beda 4 Ringit Malasyia !! Bravo AirAsia Indonesia – Happy 10th birthday.

air asia kuala lumpur kathmandu april pp 2013

Tiket Kuala Lumpur Kathmandu di tahun 2013

 

air asia kuala lumpur kathmandu pp maret 2015

Tiket Kuala Lumpur Kathmandu di tahun 2015

 

Bravo AirAsia Indonesia – Happy 10th birthday.

Thank you for make my dream come true.

 

* Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti lomba blog Ulang Tahun AirAsia Indonesia yang ke 10

4 Comments to "Terdepak mimpi bersama AirAsia"

  1. 27 August, 2014 - 20:10 | Permalink

    Dulu pernah lho dapet tiket promo denpasar – yogya cuma 10 ribu ^^ memang maskapai yang satu ini idaman banget :D

Komentar di sini yuk ..