Hari ke 6 – Perjalanan ke Kathmandu – Nepal, Everest Base Camp dan Kala Patthar ( Kathmandu – Lukla – Phakding )

Setelah hari kemarin gagal terbang, pagi ini seharusnya jika cuaca cukup baik maka kami seharusnya bisa terbang ke Lukla.

Jam 7 pagi kami dijemput dari Manang hotel untuk menuju bandara. Di bandara menunggu hingga jam 9 masih belum ada informasi kapan kami bisa berangkat. Sampai jam 10 tetap tidak ada kepastian meskipun boarding pass sudah ditangan. Kesabaran kami pun sudah hilang. Kami cari Counter air Kasthamandap pun nggak ada. Di display keberangkatan pun nggak ada, hanya 1 orang tidak berseragam dan hanya menggunakan ID card memberitahu bahwa visibility rendah hanya 2 km sedangkan pesawat ini menurut informasi butuh 2,7 km.

Akhirnya kami keluar mencari orang yang mencarikan tiket buat kami, akhirnya ketemu tapi penjelasannya tetap sama kemudian kami diajak kebelakang bagian loading bagasi bahwa barang barang kami sudah di load ke pesawat hanya tinggal menunggu visibility. Akhirnya balik lagi ke ruang tunggu, sambil pasrah mudah mudahan bisa berangkat karena jadwal kami sudah terpotong 2 hari.

Akhirnya 30 menit kemudian panggilan kami untuk berangkat ke Lukla datang sambil diantar ke pesawat menggunakan pickup double cabin. Karena 8 orang tidak cukup maka sebagian naik di bak. Ternyata 4 orang yang lain datang dari Singapore. Tapi mereka lebih beruntung cancel langsung dapat tiket keesokan harinya.

air kasthamandap

Pesawat kami dari Air Kasthamandap

Satu pesawat cuma ber delapan, kecil banget pesawatnya kaya mainan, untung terbangnya nggak pakai masukin koin .. :)

air kasthamandap

Kabin Air Kasthamandap, kecil banget ..

Pesawat berangkat dari Kathmandu ke Lukla berjalan mulus, meskipun pada awalnya sempat berputar putar sebelum turun karena ada kabut. Kabutnya ternyata benar benar tebal makanya kemarin sampai sampai pesawat kami Tara Air tidak bisa mendarat, tapi untungnya perlahan sambil pesawat berputar kabut terbuka dan pilotnya pintar mencari celah sehingga pesawat bisa melihat landasan airport Lukla. Wah senang banget karena sebelumnya sudah berpikiran waduh balik lagi nih. Pilot pesawat memberikan ke kami tanda jempol, artinya kita bisa mendarat, yeah .. seketika euforia senang menyelimuti kami dan deg deg an juga karena kabarnya banyak kecelakaan di bandara Lukla ini. Jeng jeng .. akhirnya pesawat mendarat sangat mulus, tidak seperti kata orang sebagai The Most Dangerous airport., good job captain ..

Akhirnya singkat cerita sampailah di Tenzing Hillary airport Lukla. Kami sangat excited maklum 2 hari gagal terbang. Minum minum sambil berfoto, tapi bukan beer ya apalagi baygon, cuma hot lemon :)

landasan bandara lukla

Landasan bandara Lukla

Lukla - Tenzing Hillary Airport

Mendarat di Lukla – Tenzing Hillary Airport

Setelah badan agak hangat perjalanan trekking dimulai untuk menuju Pakding.

Setelah beberapa saat berjalan, kami harus melewati dan melaporkan kartu TIMS (Trekking Information Management System), trekking permit yang sudah kami siapkan di Nepal sebelumnya. Kartu ini berguna untuk pelacakan jika ada kecelakaan atau bencana alam.

Checkpoint pertama Lukla menuju Phakding

Checkpoint pertama Lukla menuju Phakding

Perjalanan awal sangat menyenangkan, dan tak terasa sudah jam 12 siang, jadi kita mampir makan siang. Selesai makan siang 1 jam perjalanan dilanjutkan. Akhirnya jam 15.30 kami sampai di Phakding, disini kita ketemu rombongan lain, pak cik dari Malasyia mereka ber 24 orang, sebagian ada yang telat beruntung mereka bisa nyusul pakai Heli. Jadi iri, kemarin gagal pakai heli hehe.. Menurut pak cik sejak dibuka direct flight baik MAS atau AirAsia orang Malasyia banyak yang wisata ke Nepal.

penginapan di pos pertama phakding

penginapan di pos pertama phakding

Perkampungan di Phakding

Perkampungan di Phakding

Phakding ini berada pada ketinggian 2600 meter, lebih rendah dibandingkan Lukla yang 2800 meter dpl yang gunanya buat aklimatisasi badan juga.

Menjelang sekitar jam 1/2 7 malam disini langitnya masih terang. Tak terasa sudah jam 9 malam, beres makan malam dan ngobrol ngobrol, kita balik ke kamar masing masing untuk istirahat persiapan berangkat keesokan harinya menuju titik berikutnya yaitu Namche Bazar.

Tiduran di kasur sambil berpikir, kalau malam orang orang sini pada ngapain ya karena diluar sudah sepi, jarang yang keluar rumah.

Komentar di sini yuk ..

1 Trackback to "Hari ke 6 – Perjalanan ke Kathmandu – Nepal, Everest Base Camp dan Kala Patthar ( Kathmandu – Lukla – Phakding )"

  1. on 6 August, 2014 at 19:39