Hari ke 16 – Perjalanan ke Kathmandu – Nepal, Everest Base Camp dan Kala Patthar ( Lukla )

Pagi ini ternyata nggak dapat tiket untuk bisa terbang ke Lukla. Praktis mas Ryco 6 hari terdampar di Lukla, karena saya baru 1 hari ini ya, masih nggak masalah dan masih enjoy karena saya masih belum menjelajah di sekitaran Lukla.

Pagi hari seperti biasa sarapan. Setelah sarapan kita coba explore di sekitaran untuk melihat aktifitas masyarakat di Lukla di pagi hari. Kebetulan karena hari ini adalah kebetulan cuaca cukup bagus pagi dan penumpang menumpuk banyak sekali pesawat mondar mandir dan helikopter hilir mudik untuk membawa penumpang yang hampir 1 mingguan tidak bisa kembali ke Lukla.  Mirip dengan daerah yang seperti dilanda perang yang butuh bala bantuan dimana bahan makanan yang sudah 1 minggu tidak datang, datang bertubi tubi sejalan dengan cuaca yang bagus.

Bandara di Lukla ini kecil sekali dan pendek, karena itu di sisi landasannya dibuat agak menanjak yang digunakan sebagai tahanan rem buat pesawat mendarat, begitu juga sebaliknya kalau pesawat take off menggunakan turunannya untuk menambah akselerasi.

lukla airport

pesawat yeti air di lukla

pesawat yeti air di lukla

Bandaranya dengan hotel tempat saya menginap cuma dipisahkankan jalan, jadi kalau ada pesawat mendarat, kita bisa tau cuma dengan mengintip di jendela.

hotel di samping bandara lukla

hotel di samping bandara lukla

Nggak jauh dari Kathmandu yang penuh dengan barang tembakan, kalau nggak jeli kita bisa menganggapnya mirip dengan barang aslinya. Di Lukla juga ada kopi Starbucks, Yak Donald’s (tembakan dari McDonald’s), Hardrock Cafe Lukla, sepintas mirip dengan yang asli, tapi menurut perkiraan saya ini bukan affiliasi dari Hardrock cafe yang asli.

Tapi kalau mau buat kenang kenangan disini bisa beli kaos hardrock juga.

hard rock cafe lukla

hard rock cafe lukla

 

yak donald's lukla

yak donald’s lukla

 

Setelah puas melihat lihat barang dagangan di Lukla kita jalan menuju ujung bandara, kebetulan ketemu dengan pemilik hotel yang baru saja berbelanja di bazar pagi. Jadi kita kesana untuk melihat lihat mungkin ada hal hal yang menarik yang bisa kita temui..

Bazar ini mirip dengan pasar, dimana orang menggelar dagangan. Macam macam dagangannya mulai dari plastik tempat makanan, panci, bahan makanan yang saya sendiri nggak jelas apa, daging, ayam hidup, sampai sepatu nike juga dijual.

pedagang pasar di lukla

pedagang pasar di lukla

pedagang pasar di lukla 2

pedagang pasar di lukla 2

pedagang pasar di lukla 3

pedagang pasar di lukla 3

Setelah puas jalan jalan balik untuk isi perut di makan siang, mata udah mulai jatuh. Tidur siang dulu. Kalau di Lukla dinginnya cukup pas, nggak terlalu dingin seperti di Periche yang sangat menyiksa.

Setelah makan malam kita berharap besok pagi kita dapat tiket untuk bisa kembali ke Kathmandu.

Komentar di sini yuk ..